Kamis, 12 April 2018

Chevron Percepat Studi Kelayakan Proyek IDD Gendalo-Gehem

Jakarta, OG Indonesia -- Chevron berupaya untuk menyelesaikan kegiatan studi kelayakan atas proyek IDD tahap kedua di lapangan Gendalo-Gehem, Kutei Basin, Kalimantan Timur, yang termasuk ke dalam salah satu proyek strategis nasional.

Studi dan konsep kelayakan pekerjaan keteknikan dan desain, atau pre-Front End Engineering and Design, atas proyek IDD tersebut sendiri telah dimulai sejak Desember 2017. Pihak Chevron mengungkapkan prosesnya saat ini berjalan dengan baik.

"Kami berupaya untuk menyelesaikan studi-studi ini sesegera mungkin dan akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk melanjutkan Proyek Nasional Strategis ini ke tahap selanjutnya" kata Managing Director Chevron IndoAsia Business Unit Chuck Taylor, Kamis (12/04).

Diterangkan Chuck Taylor, dalam prosesnya terjadi optimalisasi konsep pengembangan dan penyederhanaan rancangan yang memberikan pengurangan biaya operasional yang signifikan.

Sebelumnya, tahap pertama Proyek Indonesia Deepwater Development (IDD), pengembangan Lapangan Bangka, telah berproduksi sejak Agustus 2016 dan telah menghasilkan delapan kargo gas alam cair (LNG) yang dikapalkan dari Terminal LNG Bontang.

Sementara untuk tahap kedua Proyek IDD, pengembangan Gendalo – Gehem, diharapkan akan memberikan peluang nyata untuk memaksimalkan nilai dari aset-aset gas laut dalam bagi seluruh pemangku kepentingan.

Chevron (sebagai operator) memegang 63 persen saham kepemilikan di Proyek IDD (secara agregat), bersama mitra joint venture lainnya, yaitu Eni, Tip Top, PHE, dan para mitra Muara Bakau. RH