Minggu, 22 April 2018

FSPPB: Pertamina Semakin Ketinggalan Jika Sering Bongkar Pasang Direksi

Arie Gumilar, Presiden FSPPB
Jakarta, OG Indonesia -- Pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menilai aksi bongkar pasang direksi Pertamina dalam kurun waktu singkat dapat berdampak negatif bagi perusahaan.

"Bagaimana Pertamina akan mencapai visi misinya menjadi Perusahaan Energi Kelas Dunia kalau setiap direksi baru harus beradaptasi bahkan mereset kembali program kerjanya. Pertamina akan kehilangan momentum dan semakin tertinggal dari pesaing-pesaing di luar," tegas Arie Gumilar, Presiden FSPPB, dalam keterangan pers yang diterima OG Indonesia, Minggu (22/03).

Diterangkan olehnya, jabatan Direksi Pertamina memang sangat seksi dan memiliki posisi tawar yang tinggi sehingga banyak peminatnya dari kepentingan politis sampai para pemburu rente. 

"Sering kalinya direksi berganti makin menguatkan dugaan adanya kepentingan bisnis dan politik. Seharusnya pemegang saham melakukan dialog dengan Pekerja sebelum memutuskan perombakan direksi," tegasnya.

FSPPB pun meminta agar ke depannya Dewan Direksi mampu melawan segala bentuk upaya yang dapat merugikan perusahaan dan meyakinkan tidak akan ada intervensi dari pihak luar termasuk Pemerintah. "Sehingga diharapkan perusahaan dapat menjalankan bisnis dengan semestinya," tutup Arie. RH