Jumat, 20 April 2018

Inspirasi She's Mercedes untuk Berdayakan Wanita

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Be bold for change” (berani untuk berubah) adalah motto dari Hari Perempuan Internasional. Tekad kuat tersebut juga mendorong para wanita penting yang hidup pada saat Mercedes-Benz pertama kali didirikan di akhir abad ke-19. Berbekal sifat percaya diri dan tanggung jawab, mereka merupakan pionir mobilitas yang berhasil menentang perlawanan di masyarakat.


Nama Mercedes-Benz dapat ditelusuri dari kedua tokoh wanita berikut: Mercedes Jelinek, putri seorang pengusaha Austria yang merintis penjualan kendaraan Daimler pada tahun 1898, dan Berta Benz, yang melakukan perjalanan jarak jauh pertama di masa awal kendaraan bermotor. 

Melalui inisiatif She’s Mercedes, Mercedes-Benz semakin memberikan sorotan terhadap kebutuhan para wanita. Pada hari ini, Jumat (20/04), Mercedes-Benz Indonesia memperkenalkan inisiatif She’s Mercedes untuk tahun 2018 pada ajang pameran otomotif bergengsi Indonesia International Motor Show (IIMS) yang bertempat di Jakarta International Expo, Hall D 5A, Kemayoran, Jakarta. Fokus acara She’s Mercedes Media Luncheon yang eksklusif tersebut ditempatkan pada jaringan pemberdayaan wanita.

Ria Lirungan, Editor in Chief Harper’s Bazaar Indonesia yang hadir sebagai pembicara dalam acara Talk Show She’s Mercedes mengatakan peranan wanita dalam berkarir di dunia kerja saat ini tentunya telah berkembang pesat. Menurutnya, saat ini telah banyak para wanita yang berhasil menduduki posisi strategis dan posisi penting dalam karir atau pekerjaannya. 

"Hal ini membuktikan bahwa kemampuan para wanita tidak kalah dari pria dan bahkan lebih berpotensi untuk dapat bersaing di dunia kerja atau bidang masing-masing. Tidak jarang ide-ide dari para wanita dapat menginspirasi dan menjadi pelopor dalam bidang yang ditekuninya,” jelas Ria.

Ditambahkan olehnya, sebagai wanita harus berusaha mencari tahu potensi apa yang dimiliki. "Passion apa yang dapat kita kembangkan di mana pun dan kapan pun kita berada atau bekerja. Dengan adanya passion dan jika kita tekuni passion kita tersebut, maka saya percaya kesuksesan akan mengikuti kita dengan sendirinya. Teruslah kreatif dan jangan takut untuk mencoba hal baru. Jika anda mempunyai rasa penasaran dan ingin mencoba hal baru, maka cobalah, jangan takut untuk mencoba,” imbuhnya.

Platform inspirasi She’s Mercedes memungkinkan terjadinya komunikasi yang ditargetkan dengan dan antar kaum wanita. Dengan mengadakan acara global dan kesempatan membangun sebuah jaringan, She’s Mercedes mengajak pertukaran pandangan dan informasi secara reguler sehingga diharapkan akan menginspirasi banyak orang dalam memulai jalan kehidupan mereka sendiri.

“Sejak tahun 2006 saya telah berkecimpung di dunia otomotif. Selama saya bekerja di industri ini, tidak semua hal selalu berkaitan dengan hal teknismelainkan lebih ke arah lifestyle. Dalam kebijakan perusahaan Daimler kami punya komitmen harus ada 20% kaum wanita yang bekerja dalam perusahaan, ini juga merupakan komitmen Daimler untuk memberikan kesempatan kepada wanita bisa berkecimpung di dunia otomotif,” beber Mathilda Ayunda, Department Manager Event Marketing, PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia.

Daimler, perusahaan induk Mercedes-Benz, telah menetapkan sasaran peningkatan proporsi wanita dalam posisi manajemen meningkat hingga 20 persen pada tahun 2020. Persentase tersebut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan saat ini telah mencapai lebih dari 15 persen. Bersama Renata Jungo Brüngger dan Britta Seeger, Daimler memiliki dua wanita yang duduk di Dewan Manajemen, setara dengan persentase wanita sebesar 25 persen.

“Kaum wanita adalah kelompok konsumen yang tumbuh paling cepat dan paling berpengaruh di dunia,” kata Roelof Lamberts, Presiden dan CEO PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, saat memberikan komentarnya mengenai inisiatif She’s Mercedes.