Jumat, 25 Mei 2018

Pekerja Tolak Akuisisi Pertagas oleh PGN

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Pekerja Pertamina Gas (Pertagas) dalam rapat umum Pekerja Pertamina Gas pada Jumat (25/05) pagi, di kantor Pertagas Gedung Oil Centre, Jakarta, dengan tegas menolak akuisisi Pertagas oleh PGN.

Ketua Serikat Pekerja Pertamina Gas (SPPG) Nugeraha Junaedy dengan tegas mengatakan bahwa pembentukan holding migas sebenarnya mengerdilkan posisi Pertamina sebab anak usaha Pertamina yaitu Pertagas diakuisisi oleh PGN yang kondisi keuangannya tidak sehat.

Seperti kabar yang beredar, seiring terbentuknya holding migas, Pertagas memang akan dilebur ke PGN lewat opsi akuisisi.

"Akuisisi adalah opsi yang dipilih saat ini. Akuisisi itu menjual saham pemerintah kepada publik, ini publik yang diuntungkan," jelas Nugeraha seraya mengingatkan bahwa sekitar 43,04% saham PGN dimiliki oleh publik.

"Ingat bahwa kita akan diakuisisi oleh perusahaan yang sahamnya bukan 100 persen dimiliki oleh negara. Kita tolak akuisisi," lanjutnya.

Sementara itu Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar mengatakan aksi pekerja Pertagas dan Pertamina menolak akuisisi Pertagas oleh PGN adalah untuk memperjuangkan kedaulatan negara.

"Ini demi kesejahteraan rakyat dan ketersediaan gas untuk masyarakat. Bukan hanya untuk kesejahteraan pekerja Pertagas saja," jelas Arie. RH