Senin, 07 Mei 2018

Pengurus Baru FSPPB Terus Kawal Langkah Bisnis Pertamina

Presiden FSPPB Arie Gumilar (kiri) bersama
dengan Plt Dirut Pertamina Nicke Widyawati
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati berpesan kepada pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) agar bisa terus mengawal langkah-langkah Pertamina ke depannya.

"Kita berharap bisa saling bahu-membahu dengan seluruh pekerja melalui serikat pekerja untuk bisa menghadapi tantangan dan memenangkan semua persaingan ke depan," kata Nicke saat menghadiri acara pengukuhan susunan pengurus FSPPB yang baru untuk periode 2018-2021 pada hari ini, Senin (07/05) di kantor pusat Pertamina, Gambir, Jakarta Pusat.

Arie Gumilar, Presiden FSPPB yang baru terpilih menegaskan bahwa serikat pekerja Pertamina akan terus berusaha untuk mengawal dan menjaga kelangsungan bisnis perusahaan serta memperjuangkan kedaulatan energi nasional. 

"Apa yang kita lakukan adalah sesuai dengan tata kelola organisasi yang benar dan profesional, efektif, efisien dan bertanggungjawab serta kita mengharapkan pekerja harus bersatu," ucap Arie dalam kesempatan yang sama.

Arie pun membeberkan bahwa FSPPB akan berkontribusi sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara wakil pekerja Pertamina dengan Direktur Utama terutama di Pasal 7 Ayat 7. 

"Bunyinya bahwa FSPPB tidak hanya memberikan masukan terkait dengan masalah hubungan industrial saja, tapi juga memberikan masukan terkait proses bisnis perusahaan dan juga untuk merebut kedaulatan energi nasional," paparnya.

Ia memberi contoh pada saat ini FSPPB tengah membuat kajian terkait Peraturan Menteri ESDM No. 23 Tahun 2018 Pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang Berakhir Kontrak Kerja Samanya. Permen tersebut dinilai FSPPB merugikan Pertamina dan tidak berpihak pada kedaulatan energi nasional. "Permen tersebut lebih memihak kepada perusahaan atau kontraktor asing," tegas Arie. RH