Kamis, 24 Mei 2018

Smelter Amman Mineral Ditargetkan Beroperasi Penuh Tahun 2022

Anita Avianty, Head of Corporate
Communications PT Amman Mineral
Nusa Tenggara
Foto: Hrp
 Jakarta, OG Indonesia -- PT Amman Mineral Nusa Tenggara menargetkan pembangunan smelternya akan mulai beroperasi penuh pada tahun 2022.

"Fokus bisnis Amman saat ini tentunya mengenai smelter beserta fasilitas pendukungnya," ucap Anita Avianty, Head of Corporate Communications PT Amman Mineral Nusa Tenggara saat berbuka puasa dengan awak media di restoran Kembang Goela, Karet, Jakarta, Kamis (24/05).

Smelter dari perusahaan tambang emas dan tembaga yang dulu bernama Newmont Nusa Tenggara ini akan dibangun di Desa Mantun dan Benete, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dengan lahan yang disiapkan sekitar 100 hektar. 

Diungkapkan Anita, berbagai perijinan untuk pembangunan smelter terus disiapkan oleh Amman Mineral. Pada Januari 2018, Amman Mineral telah mendapatkan ijin lingkungan dan Surat Keterangan Kelayakan Lingkungan (SKKL).

Ditambahkan olehnya, sampai dengan Februari 2018, tim surveyor yang ditunjuk oleh Pemerintah telah menilai bahwa pembangunan smelter yang akan berkapasitas sekitar 2-2,6 juta ton per tahun ini telah mencapai 10,1%. "Diharapkan smelter ini akan bisa beroperasi penuh di tahun 2022," tutup Anita. RH