Senin, 04 Juni 2018

Wujud Rasa Syukur, Ihwan Datu Adam Berbagi dengan Yatim dan Dhuafa

Anggota Komisi VII DPR RI
Ihwan Datu Adam beserta istri.
Penajam Paser Utara, OG Indonesia -- Sebagai wujud rasa syukur dirinya dan keluarga, Anggota Komisi VII DPR RI Ihwan Datu Adam pada bulan Ramadan ini kembali mengadakan kegiatan silaturahim melalui acara Buka Puasa Bersama dengan masyarakat Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Tak tanggung-tanggung, acara yang akan digelar Selasa (05/06) besok di kediamannya, Jalan Propinsi Km 8, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, mengundang sebanyak 1.000 anak yatim dan kaum dhuafa se-Kabupaten PPU. "Kegiatan ini rutin tiap tahun dilakukan sebagai wujud rasa syukur," ucap Datu kepada OG Indonesia, Minggu (03/05).

Dalam kesempatan tersebut, tokoh PPU dan Kaltim ini akan mengundang tokoh-tokoh PPU termasuk ketua Majelis Taklim Al-Muhibbin Kabupaten PPU, yang dipimpin oleh isteri tercintanya yaitu Sandra Puspa Dewi. Sandra sendiri kini juga disibukkan dengan kegiatannya sebagai Anggota DPRD Kaltim mewakili daerah pemilihan PPU-Paser.

Nantinya akan dibagikan sebanyak 1.000 santunan dan paket Lebaran kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang diundang pada kegiatan Buka Puasa Bersama tersebut. “Bulan Suci Ramadan adalah momentum untuk berbagi dengan sesama, terutama anak yatim dan kaum duafa, agar bisa sama-sama menikmati hari kemenangan nanti,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Datu yang pernah menjadi Pelaksana Tugas Bupati PPU periode 2007-2008 ini menambahkan bahwa melalui kegiatan tersebut, dia dan keluarga ingin berbagi rezeki dengan warga yang kurang mampu di Kabupaten PPU. Selama ini, Datu merasa telah diberikan kecukupan rezeki dari Allah SWT serta mendapatkan amanah untuk mewakili Kaltim dan Kaltara di DPR RI. "Karena uang bukanlah segalanya, tapi kasih sayanglah yang utama," ucap Datu.

Blok Eastkal dan Kabupaten PPU

Sebagai tokoh masyarakat dari Kabupaten PPU, Ihwan Datu Adam diketahui sangat rajin memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten PPU untuk dapat berpartisipasi dalam pengelolaan Blok East Kalimantan (Eastkal) melalui BUMD milik Pemkab PPU yaitu Perusda Benuo Taka, setelah kontrak PT Chevron Indonesia Company (CICo) berakhir pada 24 Oktober 2018 mendatang. 

Saat ini sendiri, pengelolaan Blok Eastkal yang digabung dengan Blok Attaka sudah diserahkan Pemerintah kepada Pertamina lewat anak usahanya PT Pertamina Hulu Energi. Diungkapkan Datu, pihak PPU telah melakukan pendekatan kepada Pemerintah dan Pertamina agar Perusda Benuo Taka dilibatkan dalam pengelolaan Blok Eastkal tersebut. 

Ia optimistis Pemkab PPU dengan BUMD-nya akan terlibat dalam pengelolaan Blok Eastkal bersama dengan Pertamina. “Alhamdulillah, segala upaya yang telah kami lakukan selama setahun ini telah membuahkan hasil. Selain kerja keras semua pihak yang terlibat, ini semua berkat doa warga PPU juga,” jelasnya. "Kalau berhasil bisa sujud syukur masyarakat PPU. Karena Blok Eastkal ini bisa jadi sumber tambahan pendapatan buat PAD daerah PPU," tutup Datu. RH