Selasa, 31 Juli 2018

Agustus ini, 3 Blok Siap Dilelang Pemerintah


Hasil gambar untuk offshoreJakarta, OG Indonesia-- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuka lelang tiga wilayah kerja minyak dan gas bumi (Migas) awal Agustus 2018. Blok tersebut dilelang karena sejumlah faktor, di antaranya karena kontraktor eksisting tidak berminat memperpanjang kontrak.



Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan tiga blok tersebut adalah Makassar Strait di Kalimantan Timur, Selat Panjang di Riau, dan South Jambi B di Jambi. "Awal pertama Agustus (dilelang)," kata dia di Jakarta, Senin (30/7).
Blok Makassar Strait dilelang karena Chevron sebagai operator tidak berminat memperpanjang kontrak. Kontrak blok ini berakhir tahun 2020.
Blok Selat Panjang dilelang lantaran perusahaan eksisting yang mengelola blok tersebut, yakni Petroselat dinyatakan pailit. Jadi dilelang agar mendapatkan pengelola baru dan fasilitas produksi bisa tetap terjaga.
Blok South Jambi juga ikut dilelang karena PetroChina tidak melanjutkan untuk mengelola blok itu. Padahal PetroChina sebelumnya sudah diputuskan oleh Kementerian ESDM untuk mengelola South Jambi B setelah 2020.
Arcandra tidak mau merinci alasan perusahaan asal Tiongkok itu tidak jadi mengelola Blok South Jambi B.  "Kayaknya itu keputusan mereka, jadi kami lelang," kata dia.
Kementerian ESDM sedang menyiapkan data sebelum melelang tiga blok itu, termasuk menyiapkan syarat dan ketentuan (term and condition) . Kemungkinan, kata Arcandra, skema lelang tiga blok itu menggunakan penawaran reguler.
Belakangan Kementerian ESDM juga akan melelang Blok West Kampar. Blok ini juga rencananya akan dilelang karena pengelolaanya saat ini dinyatakan pailit. Sementara itu tidak ada lagi yang berminat mengelola blok tersebut.
Namun, Arcandra mengaku blok tersebut belum bisa dilelang dalam waktu dekat. Alasannya masih menyiapkan data Blok West Kampar.