Kamis, 16 Agustus 2018

Ini Langkah SKK Migas Atasi Produksi Migas Yang Stagnan

Hasil gambar untuk eksplorasi migasBangka, OG Indonesia-- Saat ini produksi minyak dan gas (migas), masih stabil di angka 2,1 juta Barrel Oil Equivalent Per Day (BOEPD). Pemerintah melalui SKK Migas akan terus meningkatkan produksi migas melalui program exploration & discovery (penemuan cadangan baru).


Hingga 31 Juli 2018, tercatat lifting capaian hulu migas sudah 1.917 ribu BOEPD atau sudah 95% dari target APBN 2018 sebanyak 2.000 ribu BOEPD. Capaian penerimaan negara dari hulu migas sudah 10,1 miliar USD.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher, mengatakan produksi 70% memang masih dari lapangan-lapangan berumur atau sumur tua dan tetap optimistis akan peningkatan produksi migas ke depan. Sebab secara nasional, eksplorasi baru 40%, belum digarap 60%.

“Apakah itu (dari 60%) masuk di Sumsel, iya. Tapi pertanyaannya, itu ada dimana. Untuk eksplorasi tahun depan, disiapkan 1,6 miliar USD. Untuk sampai akhir tahun ini, 800-900 miliar USD,” jelas Wisnu dalam Media Gathering SKK Migas dan KKKS yang digelar di Hotel Tanjung Pesona, Sungai Liat, Bangka, 13-14 Agustus 2018.