Rabu, 29 Agustus 2018

Nicke Jadi Dirut Pertamina, Presiden FSPPB Sinyalir Ada Titipan

Arie Gumilar, Presiden FSPPB
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mensinyalir ada titipan dari pihak luar terkait penetapan posisi Direktur Utama Pertamina yang baru.

Seperti diketahui sejak kemarin beredar kabar penunjukkan Plt. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati sebagai dirut definitif. Selain itu ditunjuk pula Kushartanto Koeswiranto sebagai Direktur SDM Pertamina. Kushartanto sebelumnya menjabat sebagai Direktur SDM dan Umum Jasa Marga. 

Informasi terbaru pada Rabu (29/08) pagi ini Menteri BUMN Rini Soemarno dikabarkan telah resmi menetapkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina, Kushartanto Koeswiranto sebagai Direktur SDM, dan Dharmawan Samsu sebagai Direktur Hulu.

Dikatakan oleh Presiden FSPPB Arie Gumilar, penunjukkan sosok dari luar Pertamina untuk memimpin Pertamina dan berlarut-larutnya penetapan Dirut definitif Pertamina sampai empat bulan menandakan adanya tarik ulur kepentingan dalam penentuan bos Pertamina yang kemungkinan besar beraroma politik. 

"Kami menyatakan kecewa atas penunjukkan direksi yang berasal dari luar Pertamina," kata Arie Gumilar, Rabu (29/08) di kantor FSPPB, Jakarta, seraya menambahkan bahwa jelang Pemilu 2019 pemilihan direksi Pertamina sangat rawan terhadap intervensi politik. "Patut diduga ada titipan," tegasnya.

FSPPB sendiri sebelumnya sudah mengajukan tiga syarat terkait posisi direktur utama Pertamina yaitu harus berasal dari internal Pertamina, paham seluk-beluk bisnis Pertamina, dan mampu menjalin komunikasi dengan pekerja.

"Kami tidak mengajukan nama-nama, tapi mengajukan beberapa syarat tersebut. Dari sekian banyak SVP yang ada di Pertamina pasti ada yang tepat untuk menjadi Dirut Pertamina," tutup Arie. RH