Rabu, 15 Agustus 2018

Shell Luncurkan Produk Pelumas dengan SNI dan TKDN


Jakarta, OG Indonesia -- Dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun dan sebagai bagian dari kampanye Shell Untuk Indonesia, Shell Lubricants Indonesia secara resmi meluncurkan produk pelumas Shell dengan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) serta meresmikan Customer Experience Center di Pabrik Pelumas Shell, Marunda, Bekasi.


Peluncuran dilakukan oleh Achmad Sigit Dwiwahjono, Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia didampingi oleh Dian Andyasuri, Direktur Pelumas PT Shell Indonesia.

“Standardisasi produk pelumas otomotif kami yang bersertifikasi SNI dan didukung oleh kandungan komponen dalam negeri serta diresmikannya Customer Experience Center merupakan wujud nyata dari kampanye Shell Untuk Indonesia yang merupakan penegasan komitmen kami untuk bersama-sama mendorong pembangunan negeri ini,” kata Dian.

PT Shell Indonesia merupakan perusahaan energi internasional pertama yang berhasil meraih sertifikat SNI dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk produk pelumas otomotif, yakni Shell Helix, Shell Rimula, Shell Spirax dan Shell Advance. 

Selain itu, tiga produk pelumas Shell yaitu Shell Argina S3 40, Shell Rimula R4X 15W/40 dan Tellus S2 MX68 juga berhasil memperoleh sertifikat TKDN dari Kementerian Perindustrian. 

Pelumas Shell yang telah mendapatkan sertifikat SNI dan TKDN telah 100% diproduksi di pabrik pelumas Shell (Lubricants Oil Blending Plan/LOBP) di Marunda, Bekasi. Sejak beroperasi pertama di tahun 2015 lalu, LOBP Marunda telah mampu memproduksi lebih dari 100 SKU (Stock Keeping Units). 

LOBP Marunda Center yang berdiri di atas tanah seluas 75.000 m², telah 100% menggunakan tenaga kerja Indonesia dan setiap tahun, LOBP Marunda mampu memproduksi hingga 136 juta liter atau 120 ribu ton pelumas untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. 

"Melalui pabrik ini, Shell Indonesia menghadirkan kapabilitas produksi pelumas kelas dunia buatan Indonesia untuk memperkuat rantai pasokan kami," jelas Dian. RH