Jumat, 28 September 2018

Direksi Pertamina Apresiasi 11 Juta Jam Kerja Aman Refinery Unit IV


Direksi Pertamina mengapresiasi para pekerja Refinery Unit IV Cilacap atas 11 Juta Jam Kerja Aman Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC)/Foto: Dok PertaminaJakarta, OG Indonesia-- Direksi Pertamina melakukan kunjungan kerja ke Refinery Unit IV Cilacap. Dalam kunjungan ini, Pertamina memberikan penghargaan 11 Juta Jam Kerja Aman kepada Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC).



"Kedatangan tiga direksi bersama dua SVP ke Cilacap merupakan atensi yang sangat besar Manajemen Kantor Pusat terhadap Kilang Cilacap dan PLBC," ujar Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia (MP2) Ignatius Tallulembang dalam keterangan tertulis, Kamis (27/9/2018).

Adapun rombongan Direksi terdiri dari Ignatius, Direktur SDM Koeshartanto, dan Direktur Pengolahan Budi Santoso Syarief. Selain itu ada juga SVP HSE Corporate Lelin Eprianto, SVP Human Capital Management Beni Syarif Hidayat, Project Coordinator RDMP RU IV Cilacap M. Syaiful Ghozali, dan beberapa orang pejabat lainnya dari kantor pusat.

Penghargaan diterima langsung oleh Project Manager JGC Consortium PLBC Takashi Kawasima, disaksikan ribuan pekerja proyek pembangunan PLBC. Sebagai bentuk rasa syukur, pada kesempatan tersebut Manajemen PLBC memberikan santunan kepada 100 orang anak yatim.

"Manajemen sangat mengapresiasi pencapaian 11 juta lebih jam kerja aman. Tiga tahun berjalan, kami bangga seluruh pekerja yang terlibat, menyelesaikan tugasnya dengan baik. 11 juta jam kerja aman, tidak datang dengan sendirinya. Tentu dengan kerja keras dan komitmen yang tinggi dalam menjalankan aspek HSSE serta ridho Tuhan Yang Maha Esa," ujar Ignatius.

Dalam kegiatan yang digelar di area kerja PLBC ini, Direksi Pertamina mendengarkan testimoni anak pekerja proyek pembangunan PLBC, tentang harapan terhadap ayahnya yang bekerja dengan aman dan selamat. Dalam hal ini Roza yang merupakan putri Purwadi menyampaikan di hadapan ribuan pekerja proyek tersebut bahwa betapa senangnya Roza melihat ayahnya serta pekerja lainnya bisa bekerja dengan selamat.

Dalam kesempatan yang sama, rombongan melakukan site visit ke Unit Light Naphta Isomerization (LN-Isom), Fuel Oil Complex I dan Utilities yang hampir rampung pembangunannya. Direksi Pertamina meninjau langsung penerapan HSSE di area kerja tersebut.

Melalui interaksi dan dialog dengan para pekerja proyek, Direksi Pertamina juga menunjukan komitmen bersama dalam hal implementasi HSSE. Dengan demikian, diharapkan terbangun ownership dan tanggungjawab bersama antara manajemen dan pekerja dalam penerapan HSSE.

Selain melakukan peninjauan dan apresiasi 11 juta jam kerja aman PLBC, rombongan direksi juga melakukan kunjungan ke IG Room RU IV. Di sana Direksi Pertamina berdiskusi langsung dengan pekerja milenial RU IV yang memiliki ide-ide improvement.

Perwakilan pekerja muda RU IV mempresentasikan ide-ide digitalisasi operasional Kilang RU IV guna mendukung visi RU IV "To Be Digital World Class Refinery 2028". Ide-ide tersebut adalah Digitalisasi Dahsboard Performance Kilang RU IV, Digitalisasi Basic Operation Care & Basic Equipment Care serta Digitalisasi Asset Integrity Management.

Ketiga direksi yang datang ke Cilacap tersebut pun kembali memberikan apresiasi yang tinggi terhadap ide-ide yang dipresentasikan. Bahkan Ignatius mengatakan bahwa dengan hanya menggunakan handphone, dirinya bisa memantau operasional Kilang RU IV melalui salah satu aplikasi Digitalisasi Dahsboard Performance Kilang RU IV.

Setelah selesai berdiskusi dengan pekerja muda RU IV di IG Room, rombongan Direksi menuju Gedung Patra Graha melakukan diskusi dengan Manajemen, Section Head dan Supervisor RU IV, Ignatius memberi motivasi bagaimana membangun World Class Energy Company.

Dirinya menyampaikan bahwa pekerja Pertamina harus mempunyai kompetensi, kapabilitas, dan experience sehingga terbangun hard skill dan soft skill. Namun semua itu akan tercapai melalui semangat pantang menyerah dan dukungan semua stakeholder.

Sementara itu, Koeshartanto mengingatkan pekerja agar menyikapi percepatan cara baru dengan positif. Menurutnya, cara baru tersebut harus terinternalisasi dengan baik, yang mana semangat perubahan harus dimulai dari diri sendiri, dilakukan dengan fokus dan disiplin.

Rangkaian acara kunjungan kerja Direksi ke RU IV terlaksana dengan baik dan lancar. Kedatangan rombongan Direksi tersebut memberikan semangat baru bagi para pekerja RU IV terutama para pekerja PLBC untuk menyelesaikan proyek sesuai target perusahaan.

Tentunya melalui kunjungan kerja ini juga terjalin hubungan batin antara manajemen kantor pusat dengan pekerja RU IV, dapat memfokuskan pada solusi permasalahan yang dihadapi dalam memenuhi komitmen perusahaan. Hubungan batin antara manajemen dan pekerja mutlak diperlukan mengingat beratnya target kinerja yang dibebankan kepada Pertamina.