Rabu, 24 Oktober 2018

Booming Mobil Listrik Hanya Kurangi 3-4 Persen Permintaan Minyak Dunia

Spencer Dale, Group Chief Economist
BP Global.
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Kendaraan listrik khususnya mobil listrik akan bertumbuh sangat cepat di masa depan. Diperkirakan saat ini ada sekitar 4 juta mobil listrik di dunia, dan jumlah tersebut dengan mudahnya akan bertambah menjadi sekitar 300-400 juta mobil listrik pada tahun 2040 mendatang.

Hal tersebut dikatakan oleh Spencer Dale, Group Chief Economist BP Global dalam presentasi BP Statistical Review of World Energy 2018 di Gedung City Plaza, Jakarta, Selasa (23/10). 

Namun ternyata, menurut Dale, booming kendaraan listrik tersebut tidak terlalu memengaruhi permintaan akan minyak di masa depan. "Dampak dari pertumbuhan (kendaraan listrik) yang pesat tersebut ternyata hanya mengurangi permintaan minyak secara total sekitar 3-4 juta barel minyak per hari," ungkap Dale.

Untuk saat ini, kebutuhan dunia akan minyak bumi sekitar 100 juta barel per hari. "Jadi hanya mengurangi permintaan akan minyak sekitar 3-4 persen, jadi relatif cukup kecil," tutur Dale seraya menambahkan bahwa pada tahun 2040 kebutuhan minyak dunia bahkan sudah mencapai 110 juta barel per hari. 

"Dari pertumbuhan mobil listrik yang cepat sekarang ini, ambil saja pertumbuhan terbaiknya dan dilipatgandakan. Bahkan dengan kondisi seperti itu pun tetap akan berdampak relatif kecil terhadap penurunan permintaan akan minyak," pungkas Dale. RH