Selasa, 23 Oktober 2018

Kuartal III 2018, Capaian Kinerja Hulu Migas Masih On The Track

Foto: Pertamina
Jakarta, OG Indonesia -- Pihak SKK MIgas menyebutkan, memasuki Kuartal III tahun 2018, capaian kinerja hulu migas masih on the track atau berada di jalur yang sesuai untuk memenuhi target penerimaan dalam Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN) tahun 2018.

Dipaparkan oleh Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher, penerimaan negara dari sektor hulu migas hingga Kuartal III tahun 2018 mencapai US$ 11,76 miliar atau sebesar 51% dari total gross revenue, dan sekitar 99% dari target APBN tahun 2018 sebesar US$ 11,90 miliar. 

"Diharapkan, pada akhir tahun nanti, penerimaan negara dapat mencapai US$ 16,10 miliar atau sebesar 48% dari gross revenue, dan sekitar 135% dari target APBN tahun 2018, melampaui target yang telah ditetapkan oleh pemerintah," kata Wisnu dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/10).

Sementara itu, untuk pengembalian biaya operasi (cost recovery) hingga Kuartal III tahun 2018 telah mencapai US$ 8,73 miliar atau sekitar 87% dari target APBN tahun 2018 yaitu US$ 10,09 miliar. 

Porsi cost recovery paling besar digunakan untuk membiayai kegiatan produksi sebesar 45% dan membayar biaya depresiasi (atas realisasi investasi pengembangan di periode fiskal sebelumnya) sebesar 24%. 

Biaya lain dalam cost recovery digunakan untuk kegiatan eksplorasi dan pengembangan sebesar 13%, biaya administrasi sebesar 8%, dan beban biaya lainnya (investment credit dan unrecovered cost) sebesar 10%. Outlook cost recovery hingga akhir tahun diperkirakan akan melampui target APBN 2018, yaitu sekitar US$ 11,74 miliar atau sebesar 116%. 

"SKK Migas akan terus berupaya untuk mengoptimalkan penggunaan biaya operasi di sector hulu migas, dengan prinsip efektif, efisien, dan tepat guna," tutup Wisnu. RH