Rabu, 19 Desember 2018

Ground Breaking PLTGU Jawa-1 Dilakukan Hari Ini

Karawang, OG Indonesia -- Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa-1 pada hari ini, Rabu (19/12), akan melakukan ground breaking di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat.

Rencananya acara ground breaking akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Supangkat Iwan Santoso, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno.

PLTGU Jawa-1 merupakan proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap berkapasitas 1.760 MW untuk mendukung produksi listrik yang ramah lingkungan sekaligus untuk mengejar target elektrifikasi negara 100 persen pada tahun 2024.

Pembangunan PLTGU Jawa-1 terdiri dari pembangkit listrik turbin gas gabungan (CCGT), unit penyimpanan dan regasifikasi terapung LNG (FSRU), saluran transmisi listrik 500kV, dan gardu. Proyek bernilai sekitar USD 1,8 miliar ini dianggap sebagai salah satu pembangkit listrik berbahan bakar gas terbesar di Asia Tenggara dan merupakan proyek LNG to Power terintegrasi yang pertama di Asia untuk diintegrasikan dengan FSRU dalam satu proyek.

PLTGU Jawa-1 dibangun oleh anak usahanya yaitu PT Pertamina Power Indonesia (PPI). Dalam proyek ini PPI bertindak sebagai pemimpin konsorsium yang beranggotakan beberapa perusahaan jepang, di antaranya Marubeni Corporation, Sojitz Corporation, dan perusahaan lain.

Proyek Jawa-1 ini terbagi dalam 3 tahapan penting, yaitu Tahap I (pra proyek s/d Financial Close (FC)), Tahap II (konstruksi) dan Tahap III (operasional). Dengan telah tercapainya FC pada tanggal 5 Desember 2018, maka tahap I proyek sudah berhasil diselesaikan. Tantangan berikutnya adalah memastikan tahap konstruksi dapat terlaksana agar mencapai target COD pada Desember 2021, On Time, On Spec, dan On Budget. RH