Senin, 24 Desember 2018

Pasca Tsunami Selat Sunda, Aktivitas TBBM Tanjung Gerem Berjalan Normal

Foto-foto: Hrp
Cilegon, OG Indonesia -- Pasca tsunami yang terjadi di Selat Sunda dan menerjang pesisir pantai Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12) malam, fasilitas BBM di Banten dipastikan aman.


Dikatakan Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati, Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjung Gerem yang berada di Jalan Raya Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten dalam kondisi aman.

Tim OG Indonesia yang berkunjung ke TBBM Tanjung Gerem bersama Tim Monitoring BPH Migas pada Senin (24/12) siang melihat langsung aktivitas pekerja Pertamina di TBBM Tanjung Gerem berjalan normal untuk menyuplai BBM ke SPBU-SPBU di daerah Banten.

Pertamina sendiri tetap mengoperasikan
semua SPBU yang berada di wilayah terdampak tsunami di Banten. Kendati pasca kejadian tsunami SPBU-SPBU di daerah terdampak, aktivitasnya sempat On-Off karena sempat ada peringatan bencana dari Pemda setempat pada Minggu (23/12) siang. Seluruh aktivitas SPBU di daerah terdampak di Banten dipastikan sudah berjalan normal melayani konsumen sejak Minggu (23/12) malam.

Di sekitar daerah terdampak bencana terdapat enam SPBU, yaitu:
• SPBU 34-421-04 Cikoneng, Anyer
• SPBU 34-422-03 Labuan, Jl. Jendral Sudirman 18, Labuan Pandeglang
• SPBU34-422-12 Cibaliung, Jl. Sumur - Cibaliung, Sukajadi, Cibaliung, Pandeglang
• SPBU 34-422-05 Pejamben, Jl. Raya Anyer Km. 4,5, Pejamben, Carita, Caringin, Pandeglang
• SPBU 34-422-13 Carita
• SPBU 34-422-07 Panimbang

Dian memastikan pasokan BBM tetap berjalan lancar, karena wilayah sepanjang pantai Anyer merupakan lokasi yang menjadi perhatian tim Satgas BBM Natal dan Tahun Baru sebagai daerah wisata yang dikunjungi masyarakat.

“Pasokan BBM kami pastikan aman, dari Terminal BBM Tanjung Gerem, demikian pula pasokan LPG diupayakan tetap beroperasi normal seperti biasa. Karena seluruh fasilitas BBM dan LPG dalam kondisi aman,” jelas Dian, Senin (24/12) siang. RH