Senin, 10 Desember 2018

Rosatom Umumkan Proses Power Start-Up Unit Terapung Tenaga Nuklir Satu-satunya di Dunia

Murmansk, OG Indonesia -- Unit reaktor No.1 dari satu-satunya Unit Daya Apung (Floating Power Unit/FPU) di dunia, Akademik Lomonosov, dihidupkan sebesar 10% dari kapasitasnya. Akademik Lomonosov kini ditambat di daerah Atomflot (perusahaan Rosatom), Murmansk, Rusia. Para Teknisi telah menyelesaikan semua operasi persiapan yang diperlukan dan melakukan semua penilaian yang diperlukan sebelum prosedur power start-up tersebut dilakukan.  


“Kami berhasil mengadakan tes FPU sesuai dengan jadwal. Kami yakin bahwa pada musim gugur berikutnya, kami akan dapat menarik Akademik Lomonosov ke Pevek sesuai dengan rencana," ujar Alexey Likhachev, CEO Rosatom, dalam keterangan resminya, Senin (10/12). 

Likhachev menerangkan, pembangkit listrik tenaga nuklir terapung seperti Akademik Lomonosov adalah solusi ideal untuk menghidupkan daya listrik di daerah-daerah terpencil. "Kami menganggap proyek ini sebagai produk baru yang tidak hanya cocok untuk wilayah Arktik Rusia yang terisolasi tetapi juga untuk sejumlah negara di seluruh dunia," ucapnya.

"Hari ini, kami menunjukkan kepada mitra potensial kami sebuah referensi teknologi di bidang reaktor daya nuklir kecil. Saya yakin meningkatnya permintaan akan  produk ini akan memperkuat posisi Rusia menjadi yang terdepan di industri  teknologi nuklir dunia," sambung Likhachev.

Sebagai informasi, proses power start-up adalah serangkaian uji fungsi dan keamanan yang dilakukan terhadap reaktor Akademik Lomonosov. Serangkaian tes ini harus diselesaikan sebelum reaktor tersambung ke jaringan. Tahap pertama pengujian dilaksanakan pada besaran 1-10% dari kapasitas reaktor dan dinaikkan hingga 110% dari kapasitas tersebut di tahap akhir pengujian. Dalam setiap tahapannya, berbagai mode operasi diuji untuk memastikan keamanan FPU.

Semua tes komprehensif dan prosedur persiapan FPU Akademik Lomonosov yang unik diharapkan selesai pada Maret 2019. Akademik lomonosov akan ditarik ke pelabuhan Pevek (kota paling utara Rusia) pada kuartal ketiga 2019. Akademik Lomonosov akan beroperasi sebagai bagian dari pembangkit listrik tenaga nuklir terapung di Pevek, menggantikan kapasitas NPP Bilibino dan Chaunskaya CHPP.

Pihak Rosatom menegaskan bahwa 'Power start-up' yang dilakukan adalah tonggak penting dalam proyek Rosatom untuk FPU generasi kedua, yaitu Optimized Floating Power Units (OFPUs), yang akan dibangun secara berangkai dan tersedia untuk diekspor. Strategi Rosatom ialah mempertimbangkan penyediaan pembangkit listrik tenaga nuklir terapung terbaru untuk pasar SMR yang paling menjanjikan di seluruh dunia. Sejauh ini, teknologi FNPP Rosatom sangat diminati oleh negara di daerah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara.

Akademik Lomonosov adalah proyek percontohan serangkaian unit tenaga modular kecil yang dapat dipindahkan. Proyek ini diproduksi untuk Rosenergoatom, anak perusahaan Rosatom yang bertanggung jawab atas pengoperasian pembangkit listrik tenaga nuklir Rusia. RH