Kerangka Proposal Usaha

Kerangka Proposal Usaha Agar Ajuan Kamu Mudah di ACC!

Kerangka Proposal Usaha – Di dalam pengelolaan bisnis atau usaha, ada kalanya butuh pihak ketiga sebagai pendukung usaha demi kemajuan sebuah bisnis ke dalam skala yang lebih luas lagi. Umumnya, pihak ketiga ini memiliki peranan dalam hal permodalan atau pemberi dana baru bagi usaha Anda. Akan tetapi harus juga di ingat, mencari pihak ketiga sebagai sumber modal bukanlah hal yang mudah. Perjanjian serta komitmen harus jelas dari pelaku usaha dan pemilik modal untuk menghindari kerugian.

Oleh karena itu, Anda membutuhkan media yang tepat untuk menggambarkan usaha atau bisnis Anda dengan cara membuat proposal usaha atau bisnis. Di dalam proposal bisnis tersebut harus tertulis segala informasi mengenai bisnis Anda mulai dari masa lalu, masa kini hingga masa depan. Proposal ini akan membantu Anda memberikan gambaran keuntungan apa yang akan kita tawarkan agar investor mau menanamkan modal kepada kita. Dengan demikian, proposal memang memiliki peranan penting dalam mengembangkan usaha kita, dan untuk membuat proposal usaha di perlukan trik khusus agar proposal yang kita ajukan bisa lebih menarik dan informatif.

4 Kerangka Proposal Usaha

Profil Usaha

Salah satu bagian penting dalam pengajuan proposal adalah profil usaha. Kesan pertama mengenai bisnis Anda akan terpampang di sini, maka dari itu Anda harus menjelaskan secara detail mengenai berdirinya usaha tersebut, visi dan misi, jumlah karyawan , sistem produksi dan lain sebagainya. Jika usaha Anda telah memiliki cabang, tentu saja bisa menjadi hal positif sebagai bahan pertimbangan untuk mengukur kredibilitas usaha yang akan Anda ajukan. Untuk itu, berikan gambaran yang singkat, jelas dan padat mengenai profil usaha cabang tersebut.

Data Terkini Dari Usaha

Selain profil usaha, data terkini dari kondisi perusahaan juga merupakan hal penting dalam pengajuan proposal usaha. Data terkini tersebut bisa meliputi informasi penjualan dalam dua tahun terakhir lengkap dengan rasio dan laporan keuangan. Selain itu, Anda juga harus menjelaskan strategi penjualan yang efektif seperti bagaimana strategi pemasaran produk baru, apa saja promosi yang akan di lakukan, dan lain sebagainya. Hal ini sangat penting bagi pemilik modal sebagai bahan pertimbangan apakah usaha atau bisnis Anda memiliki prospek yang menjanjikan ataupun malah sebaliknya

Rencana Pengembangan Usaha

Bagian Kerangka Proposal Usaha ini sangat diperukan pemaparan secara detail tentang perencanaan pengembangan usaha Anda. Visi dan Misi serta langkah yang akan di lakukan untuk melaksanakannya harus dideskripsikan dengan jelas dan detail. Kita harus benar-benar mampu meyakinkan pemilik modal bahwa produk yang kita hasilkan sanga bermanfaat bagi para konsumen. Selain menjelaskan rencana pengembangan usaha, Anda juga harus menjelaskan bagaimana potensi adanya resiko yang akan di hadapi dalam pengembangan usaha tersebut, sertakan pula cara penanggulangan resiko tersebut dengan kemampuan yang kita miliki

Proyeksi Keuangan Usaha

Pada bagian ini, Anda harus menjelaskan tentang proyeksi keuangan untuk pengembangan usaha. Proyeksikan keuangan setidaknya untuk 6 sampai 12 bulan ke depan setelah kesepakatan antara pemilik modal dan pelaku usaha telah tercapai. Kerangka Proposal Usaha ini sangat penting sebagai cara untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen kita dalam menjalankan rencana bisnis tersebut.

Baca Juga Mental Sukses dan Kebiasaan Orang Sukses

Deskripsikan semua informasi di atas secara singkat, padat dan jelas ke dalam sebuah proposal usaha yang menarik. Gunakan bahasa yang mudah di mengerti oleh siapapun. Hal ini sangat penting, mengingat kewajiban Anda sebagai pelaku usaha untuk meyakinkan investor agar mau menanamkan modal pada usaha Anda. Demikianlah informasi tentang tips membuat proposal usaha. Semoga dengan artikel ini bisa membantu Anda dalam mengembangkan usaha yang telah Anda rintis selama ini.

Semoga Artikel tentang Kerangka Proposal Usaha ini dapat bermanfaat!