Mindset Entrepreneur Sukses

Mindset Entrepreneur Sukses : Berpikir dan Bertindaklah Seperti Pengusaha

OG Indonesia – Mindset Entrepreneur Sukses : Berpikir dan Bertindaklah Seperti Pengusaha. Jangan pernah bawa-bawa nama Tuhan kalau Anda masih miskin! Apalagi mengatakan Tuhan itu tidak adil, pilih kasih, atau pelit. Wah, bakalan kena sial terus, tuh! Hingga Anda sendiri sanggup mengubah cara pandang (mindset) bahwa Anda sendirilah yang bisa membuat diri Anda kaya.

Tuhan itu Adil! Mau tahu kenapa tuhan itu adil? Jangan kira semua orang kaya juga melahirkan anak yang kaya juga. Seharusnya sih iya karena anak orang kaya telah memiliki cukup modal untuk membuat dirinya lebih kaya. Tidak sedikit dari mereka yang berakhir tragis paska kepergian orang tua kayanya. Sikap manja, hidup serba mudah, malas, mental tempe, dan terjun ke dunia gelap menyebabkan hidup mereka terluka, ditinggalkan, dan jatuh miskin.

Tetapi Tuhan juga adil, banyak juga anak konglomerat bisa melanjutkan bisnis konglomerasi orang tuanya hingga turun-menurun. Nah, orang tua yang cerdas tidak akan memanjakan anaknya.

Banyak trik yang dilakukan orang tua hebat agar mental anaknya setangguh karang, selicin belut menghadapi kerasnya kompetisi bisnis. Mereka tidak ragu membiarkan anaknya jadi pesuruh paling bawah sekalipun di perusahaann milik orang lain sebagai jongos staf marketing atau staf administrasi. Semata-mata agar anaknya tidak besar kepala, tidak sombong, dan merasakan bagaimana getirnya menjadi karyawan (pesuruh) di tingkatan yang paling bawah. Bisa merasakan atmosfir yang begitu menjemukan dengan penghasilan pas-pasan. Pengalaman itu berguna untuk melecut dirinya agar serius, tidak main-main, dan tidak spekulatif dalam menjalankan bisnisnya kelak.

Bagi orang yang terlanjur miskin, gimana dong?

Seharusnya Anda beruntung karena terlahir miskin. Sebab kemiskinan telah banyak mendera hidup Anda, hehe. Yang harus dilakukan adalah berpikir dan bertindaklah seperti orang kaya! Gimana caranya? Kita akan bahas ya.

SENYUMAN MENAWAN

Coba perhatikan bagaimana orang kaya kalau sedang berbicara yang merupakan bagian dari Mindset Entrepreneur Sukses! Pasti Anda temukan di wajah mereka senyuman yang menawan (bukan menunjukan tampang provokatif dan mengancam). Muka jelek pun kalau dihiasi dengan pikiran yang positif akan mengeluarkan ekspresi yang menawan. Bersyukurlah bagi Anda yang memiliki paras tampan atau cantik tetapi juga berpikir positf. Jangan sampai Anda tidak menggunakan aset terbaik tersebut untuk menjaring kekayaan. Sebaliknya tapi ingat! Pikiran negatif itu menular lho.

SENYUMAN MENAWAN ORANG TERKAYA

CARLOS SLIM HELU by google
BILL GATES by google
WARREN BUFFETT by google

Tirulah mereka!

Karena dengan senyuman  yang menawan akan membuka tali silahturahmi. Orang pun akan respek dengan Anda. Kalau tidak percaya buktikan saja sendiri! Pasang saja tampang menjengkelkan, pasti orang lain dengan sukarela akan berlalu (melengos) meninggalkan Anda. Gaya bahasa yang sopan dan ramah akan membuat orang labih percaya terhadap Anda.

Orang kaya juga selalu menjadi pendengar yang sabar. Mereka selalu membiarkan lawan bicaranya dengan bebas berbicara hingga gilirannya pun tiba. Malas menginterupsi saat lawan bicaranya sedang ngomong. Kecuali dia mungkin teman akrabnya sendiri. Sekarang coba saja dibalik, senangkah Anda saat sedang hot-hotnya bicara dipotong begitu saja oleh lawan bicara yang kurang begitu Anda kenal? Padahal lawan bicara Anda sedang membutuhkan Anda. Kalau itu kebetulan bos Anda sendiri dan dia bos yang gila, kemungkinan besar posisi Anda sekarang akan terancam.

Tirulah mereka!

BERBUSANA SOPAN

Bergaya punk dengan rambut jingkrak dan celanan belel, bisa jadi membuat hidup menjadi lebih bahagia karena mungkin Anda terlahir dengan selera demikian. Tak heran juga orang akan menganggap Anda sebagai musisi nyentrik atau bahkan anak jalanan. Sebelum berhasil menemui manajer bank, bisa dipastikan Anda telah dihadang duluan oleh para satpam bank tersebut. Bukan berarti anak punk itu buruk, tidak juga! Mungkin salah kostum saja. Lebih pantas gaya tersebut digunakan saat di panggung atau sedang nge-rock ‘n roll.

Nah, perhatikanlah gaya para orang sukses! kalaupun tidak berjas, mereka selalu rapi dengan kemeja berkerah yang sopan dan distrika. Kadangkala mereka menggunakan batik yang menawan dan belum tentu juga mahal harganya. Pakai jeans juga tidak masalah, tidak harus mahal dan bermerk, asalkan sopan dan rapi sudah lebih dari cukup. Karena busana mencerminkan pribadi seseorang. Berbusanalah untuk orang lain! Berbusana bukan untuk diri Anda sendiri saja, tapi agar orang lain juga respek terhadap Anda.

Tirulah mereka!

Tak segan juga mereka menyemprotkan minyak wangi untuk menyembunyikan bau ketiaknya. Bahkan dengan potongan rambut yang biasa-biasa saja. Boleh saja nyentrik kayak rambut Don King, dengan gaya rambut menjulang ke atas kayak piramid. Tapi itukan Don King yang sudah kaya raya dan promotor tinju dunia! Kalau belum banyak yang mengenal Anda, sebaiknya gunakan saja penampilan yang sopan dan menawan. Begitu pula bagi pebisnis wanita agar tampil lebih anggun. Mindset Entrepreneur Sukses dalam berbusana!

Tirulah mereka!

Baca Juga Kiat Jitu Memulai Bisnis Sendiri Untuk Pemula

BERSAHABAT DENGAN SESAMA PENGUSAHA

Boleh saja Anda masih karyawan saat ini. Namun bila Anda terlalu lama bergaul dengan sesama karyawan lain. Maka isi kepala Anda pun akan dipenuhi dengan segala permasalahan seputar profesi karyawan atau gosip kantor. Sesama karyawan pasti hobi mempergunjingkan bosnya sendiri, mengelauh soal gaji yang kecil, dan curhat segala macam gosip perusahaan.

Nah, mulailah bergaul dengan para pengusaha. Di mana bisa menemukan mereka? Pengusaha itu ada di mana-mana, Anda berlagak saja menjadi pengusaha. Bisa dengan teman yang sudah melakoni peran menjadi pengusaha, bisa juga ikutan organisasi profesi pengusaha, atau ikutan seminar-seminar pengusaha. Kalau tidak ketemu juga, undang saja pengusaha-pengusaha tersebut untuk presentasi produknya sambil ngopi-ngopi, pasti mereka dengan senang hati datang karena dikira mendapatkan order. Kreatif saja!

Tapi hati-hati juga dengan namanya pengusaha! Karena banyak juga yang mengaku sebagai pengusaha tetapi sebenarnya mereka adalah kucing garong. Jumlahnya pun tidak sedikit yang bertipe beginian. Mereka menganggap Anda bisa saja sebagai mangasa, kudapan yang siap dilahap karena kepolosan. Itulah mengapa Anda harus pintar-pintar mengendus bau busuk, sering kali hati kecil Anda mengatakan yang sejujurnya perihal penjahat kerah putih model beginian.

Saya sendiri sudah sering banget kena, walau kenanya dikit-dikit. Karena yang namanya berteman ya berteman saja, syukur-syukur bisa menambah ilmu. Tidak sampai hati rasanya untuk menelan kawan sendiri.

BACALAH BUKU ATAU ARTIKEL DI INTERNET YANG BENAR

Banyak buku dan artikel di internet bagus yang bisa menambah pengetahuan seputar dunia bisnis. Anda hari ini adalah apa yang Anda baca sepuluh tahun terakhir! Anda adalah tergantung apa yang Anda baca. Membaca adalah kunci emas untuk membuka cakrawala dunia. Tanpa membaca Anda akan terlalu banyak melakukan coba-coba alias trial and error dan hal tersebut adalah biaya.

Keuntungan dari membaca Anda bisa mengetahui pengalaman dari orang-orang yang telah duluan sukses, bisa mempelajari kasus-kasus mereka tanpa harus mengalaminya kembali, bisa mencontek mereka bagaimana melakukan efisiensi, bahkan Anda bisa termotivasi terhadap kesuksesan orang lain. Sekali lagi, pilihlah bacaan yang bagus, bukan bacaan keranjang sampah! Apapun yang termasuk sampah, keluarnya juga sampah. Yang masuk bagus keluarnya juga bagus.

Dulu saya rajin ikut seminar gratis intuk bisa makan gratis. Ternyata seminar itu memberikan banyak tambahan ilmu bagi cara berpikir saya. Bedanya seminar bisnis dengan kuliah bisnis adalah kalau kuliah bisnis banyak mengupas teori bisnis, pengajarnya pun bukan seorang pebisnis tetapi dosen biasa yang menerima gaji dari mengajar kuliah bisnisnya. Sementara seminar bisnis langsung dipandu oleh praktisi bisnis dengan trik dan strategi paling rasional dalam dunia bisnis. Seminar apapun itu bagus, sudah dapat makan gratis dapat ilmunya juga.

Seminar gratis banyak diiklankan di harian nasional, Anda tinggal datang saja.

Baca Juga Cara Memulai Bisnis Dari Nol

PAKAI UANG BANK

Isi kepala pengusaha adalah bagaimana melakukan bisnis dengan uang orang lain. Kalau Anda membangun bisnis dengan uang sendiri, tidak salah juga. Tapi risiko yang Anda tanggung akan sangat besar sekali. Sementara orang lain di luar sana bersedia kok membiayai bisnis Anda. Apapun bisnis Anda kalau dipresentasikan dengan benar maka orang lain akan siap membantu. Nah, siapa orang lain itu?

Jujur saja, hari ini tidak ada orang lain yang bersedia memberikan bantuan untuk bisnis kita, apalagi orang yang belum dikenal. Yang paling mungkin membantu kita adalah orang-orang dekat seperti IMF (Istri, Mertua, dan Famili). Hanya saja saya tidak menyarankan Anda meminta bantuan modal bisnis kepada mereka meskipun mereka adalah darah daging Anda sendiri. Saya maksudkan orang lain itu tak lain adalah bank atau lembaga keuangan. Bank lah yang akan membantu bisnis Anda hingga Anda menjadi pengusaha sungguhan.

Nah, kita akan kupas tuntas di artikel tersendiri untuk bahasan ini ya.

JANGAN MENABUNG KARENA MENABUNG MALAH RUGI

Robert Kiyosaki pernah mengatakan bahwa perbedaan orang miskin dan orang kaya bukan soal uang, kepandaian, atau modal, melainkan CARA BERPIKIR (mindset). Orang miskin senang menabung di tempat yang aman seperti bank, orang kaya malah senang meminjam uang ke bank.

Secara kasat mata sepertinya orang miskin benar. Tetapi dalam praktiknya besaran persen (%) bunga yang diterima dari menabung jauh lebih rendah dari pada persen (%) kenaikan tingkat inflasi. Sementara dengan meminjam uang di bank pengusaha bisa membesarkan bisnisnya. Nantinya keuntungan dari bisnisnya digunakan untuk membayar bunga bank.

Contoh yang paling tragis adalah apa yang dialami oleh Mike Tyson, juara dunia tinju kelas berat yang telah menjungkalkan banyak petinju besar. Dia sukses mengumpulkan honor tinju sebesar $300 juta sepanjang hidupnya. Anehnya sebelum usia genap 40 tahun, Tyson menyatakan dirinya bangkrut dengan utang $30 juta, lebih memilukannya lagi dirinya malah masuk bui.

Mike Tyson memang tidak sepenuhnya salah, karena dia hanya tahu bagaimana caranya menggebuk orang. Tetapi alangkah lebih bagus bila Tyson memiliki orang yang tepat mengelola kekayaannya.

Sebalinya Inul Vista mulai ada di mana-mana. Tempat karaokean keluarga ini mulai familiar di kalangan masyarakat kota besar. Siapa yang tidak kenal Inul ‘Si Ratu Ngebor’, yang konon mau dikontrak Pertamina buat ngebor sumur minyak. Inul sadar bahwa masa jayanya di udnia entertain hanya seumur jagung. Namun dia melakukan kerjanya dengan maksimal selama umur jagung itu. Kekayaan yang berhasil dikumpulkannya itulah yang dia gunakan untuk membangun bisnis karaokean. Sejauh ini bisnisnya sih masih tetap eksis.

Nah saya yakin kalau uang Inul yang diperoleh dari hasil ngebornya di tabung di bank, tanpa diinvestasikan ke bisnisnya sekarang maka seperti kebanyakan artis-aktor tempo doeloe, ia akan mengalami nasib serupa. Kenapa? Karena selain bunga bank kalah agresif dengan kenaikan inflasi, kebutuhan konsumtif artis juga sangat tinggi sekali. Anda akan tahu Inul akan berakhir dimana sepuluh tahun kemudian saat goyangan ngebornya tidak seliar dulu lagi?

TOKOH PANUTAN

Tokoh panutan akan membantu untuk melihat lebih jelas akan seperti apa nantinya Anda dalam angan-angan Anda. Mereka sanggup membangkitkan energi terdalam yang Anda miliki, meskipun tokoh panutan tersebut tidak mengenal Anda.

Kekaguman terhadapnya akan membuat Anda tergerak untuk mengikuti cara, gaya, bahkan hingga cara berjalannya. Sosok tokoh panutan bisa siapa saja. Hati yang akan memandu siapa yang akan Anda jadikan tokoh panutan, biarkan saja dia mencarinya. Anda bisa mengikutinya melalui acara-acara yang dibuatnya, membaca buku-buku yang ditulisnya, bahkan ucapan-ucapan yang terlontar dari pikirannya.

Jauh lebih bagus dibandingkan tidak memiliki toko panutan atau toko idola sama sekali. Dengan memilikianya Anda seperti memiliki peta jalan (road map) untuk sukses. Banyak sosok hebat yang bisa dijadikan panutan, bisa siapa saja, bisa Nabi Muhammad, Donald Trump, Bob Sadino, atau Aburizal Bakrie atau siapa saja yang telah sukses. Mereka sukses juga karena mereka mau mengubah cara berpikirnya.

Siapa bilang sulit mengubah cara berpikir (mindset)? Anda bisa mengubahnya bila Anda merelakan pikiran Anda untuk berubah. Mengubah kebiasaan-kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru. Are you ready?

Itulah artikel tentang Mindset Entrepreneur Sukses. Semoga bisa ditiru! Baca juga Pola Pikir Dalam Berusaha